blog


glitter-graphics.com [url=http://www.glitter-graphics.com][img]http://dl3.glitter-graphics.net/pub/1238/1238563s6wfel4lo6.gif[/img][/url]

Jumat, 11 November 2011

Pacaran Vs Menikah


Bismillahhirrahmanirrahiimmmm

الســـلام عــليــكــم و رحــمــة الله و بـــركـــاتـــه



Akhina wa Ukhtina, saudara (i) sahabatz semuanya, atau siapa aja deh yang penasaran ama yang namanya “cinta”, ada kabar asyik tentang perasaan aneh yang satu ini. Ternyata ketidakabadian cinta itu bukan hanya sebuah mitos doang atau cerita-cerita dalam sinetron, atau dongeng sebelum tidur, atau apalah namanya, tetapi dah bisa dibuktiin secara ilmiah lho…



Hal ini semakin jelas saat dikemukakannya teori four years itch oleh seorang antropolog asal negeri si Rambo, Amerika Serikat. Namanya Helen Fischer. Dia menemukan fakta bahwa ternyata cinta itu garansinya ngga lebih dari empat tahun. Ini mengindikasikan bahwa cinta itu emang ngga abadi (dalam kasus ini kita ngebahas tentang cintanya para remaja saat pacaran yang rata-rata lebih didominasi oleh nafsu).


Makanya, buat kalian yang saat ini lagi berjuang menaklukkan hati seseorang, atau bagi kalian yang udah merasa sukses menjalani aktivitas pacaran, hal ini sangat penting untuk kalian ketahui.





Harus diakui, cinta emang kebutuhan primer setiap manusia. Once more, kebutuhan primer. Namun terkadang kita salah dalam menginterpretasikan anugerah Allah ini. Perasaan cinta yang mendominasi remaja saat ini tidak lebih dari sebuah kamuflase yang ngga jelas arahnya. Datang ngga dijemput, pulang pun ngga minta pamit. Ya, cinta emang mirip ama jelangkung yang sama sekali ngga membawa manfaat buat kita. Ngga heran kalo kemudian muncul ungkapan yang menganggap cinta itu kayak permen karet. Awalnya aja yang manis, lama kelamaan akan terasa hambar dengan sendirinya, meski banyak kalangan yang mengklaim bahwa cintanya ngga pernah mati. Wah, mirip slogan Kartu A*, ngga ada matinya…

Padahal kalo kita kaitkan ama Hukum Gossen (masih ingat kan ama teori ekonomi yang satu ini?), yakni saat kebutuhan manusia pada suatu hal senantiasa terpenuhi, maka pada akhirnya akan mengalami kebosanan dan tentunya beralih mencari hal-hal baru. Nah, tuh kan…?



Kembali ke teori four years itch. Menurut Helen Fischer, saat terkena Virus Merah Jambu (VMJ), orang brewok nan sangar pun bisa menjadi lebih romantis. Perubahan yang demikian itu diakibatkan oleh hormon yang diproduksi oleh otak.


Trus, muncul berbagai pertanyaan, gimana sech caranya hormon itu bekerja saat seseorang lagi falling in love…? Emangnya cinta itu lahir hanya karena hormon doang…? Tentu saja bekerjanya hormon-hormon tersebut ngga terjadi gitu aja melainkan melalui beberapa tahap. Dalam bukunya, Penuntun Mengapa Harus Pacaran, Rabiatul Adawiyah menjelaskan bahwa proses bekerjanya hormon itu melalui tiga tahap.



Tahap pertama, yakni saat munculnya sebuah “kesan” ketika terjadi interaksi dengan lawan jenis. Misalnya, kontak mata dalam pandangan pertama. Ceileee…


Saat itulah otak mulai bekerja kayak komputer yang merekam data-data dan mencocokkannya dengan data sebelumnya. Nah, ketika itu mulailah seseorang mencari tau sebab ketertarikannya dengan lawan jenis.



Setelah itu, muncul hormon phenylethelamine (PEA). Ini dia tahap kedua. Hormon yang sulit diucapkan ini, adalah penyebab timbulnya senyum saat kesan tadi muncul. Trus, hormon dopamine dan norepinephrine yang juga terdapat dalam saraf manusia turut ambil bagian. Kumpulan hormon inilah yang secara berjamaah menjadi pemicu munculnya gelora cinta. Tapi sayang sekali, setelah dua tiga tahun daya tahan hormon-hormon ini mulai berkurang. Ughhh…

Trus, tahap terakhir, tahap ketika gelora cinta tadi mulai mereda berganti dengan kasih sayang. Kemudian hormon endorphins, senyawa kimia yang identik dengan morfin mengalir ke otak dan menimbulkan efek kayak narkotika. Nah, dalam kondisi kayak gitu, jiwa seseorang akan merasa damai, bahagia dan enak tenang…



Ikhwani Fillah yang disayangi Allah…



Ternyata efektivitas hormon-hormon itu cuma sekitar empat taon lho! Sebagaimana sebuah reaksi kimia, maka setelah itu ngga berbekas lagi. Fischer mengungkapkan bahwa kebanyakan pernikahan berakhir dengan perceraian saat menginjak usia empat tahun. Kalau pun bertahan, masih menurut Fischer, pasti karena faktor-faktor laen. Duh kacian yah…

Cinta emang ngga semata-mata muncul karena hormon aja. Banyak kok faktor yang mempengaruhi, termasuk salah satunya faktor sosial. Dalam hal ini, seorang psikolog yang juga dari negerinya si Rambo, Diana Lie, mengemukakan bahwa orang yang menjalani masa pernikahan atau pun pacaran dalam waktu yang lama, itu disebabkan oleh faktor friendship alias persahabatan.



Nah, masih percaya ngga kalo cinta itu bisa awet…? Makanya, kalo mau nunjukin bahwa cinta kalian adalah cinta sejati, nikah dong…!!! Tunjukin bahwa kalian emang patut dicatat dalam sejarah percintaan yang langsung nikah tanpa lewat pacaran. Lagian kalo dipikir-pikir, keuntungan apa sih yang didapatkan lewat aktivitas syahwat itu? Malah realitas menunjukkan bahwa mudharat (kerugian) yang dihasilkan dari aktivitas itu lebih gede dibanding maslahatnya (keuntungannya). Betapa tidak, orang yang sejatinya belum jelas untuk kita jadikan istri or suami, udah bikin kita puyeng tujuh keliling.



Adalah sebuah pekerjaan sia-sia ketika setiap saat kita mikirin anak orang, jajanin anak orang, bahkan marah-marahin anak orang yang udah jelas belum ada aqad secara sah yang mengikat hubungan kita. Sadar ngga, semua hal itu nggak pernah terpikirkan karena otak udah tersumbat akibat pengaruh cinta tadi. Cinta yang hanya dilandasi nafsu syahwaniyah. Cinta yang membutakan pandangan dalam melihat sebuah kebenaran.



Yakin aja dhe bahwa kalian ngga bakalan punah kalo ngga kenal aktivitas pacaran. Malah justru sebaliknya nih. Lho, kok bisa? Lha iya. Coba aja dipikir, ketika seorang mengalami broken heart alias patah hati, trus… muncul perasaan sedih tak terbendung yang ngga tau mau dibagi ama siapa, ditambah lagi udah dipanas-panasin ama syaithan, maka bukan hal yang mustahil ketika ia mengambil keputusan terburuk. “Bunuh diri…!!!” udah banyak tuh kasus kayak gini yang bisa jadi bahan pelajaran buat kita. Dengan alasan mempertahankan “cinta suci”, ada yang malah bunuh diri berjamaah.


Alih-alih mengakhiri penderitaan, malah mengorbankan jiwa yang sangat dijunjung tinggi oleh agama. Ia justru menuju pada penderitaan tiada akhir. Bunuh diri sama halnya mengambil jalan pintas menuju neraka…



Oleh karenanya, tanamkan dalam diri prinsip “Jojoba” alias Jomblo-jomblo Bahagia. I can be happy without darling, saya tetap bisa hidup tanpa kekasih. Meski prinsipnya ngga keren, tapi bahasanya funky men… *_*



Once more, pacaran itu ngga ada gunanya. Sama sekali ngga ada. Allah udah ngelarang kita mendekati zina yang ditegaskan dalam firman-Nya pada Surah al-Isra’ ayat 32. Bukankah pacaran adalah sarana menuju perilaku binatang tersebut? Jadi, buat kalian yang udah terlanjur berikrar sumpah setia ama pasangannya, atau udah ngaku-ngaku bahwa cintanya seluas jangkauan tel**msel, masih ada kesempatan untuk merubah diri. Jangan ditunda-tunda lagi. Sebab siapa yang bisa jamin kalo kita masih bisa menikmati sinar mentari esok pagi?



Islam udah ngatur bagaimana seharusnya kita berinteraksi ama lawan jenis. Apalagi dalam hal mengenal calon pasangan hidup, ngga’ maen embat kiri kanan aja. Karena itulah diperlukan sarana terbaik, yakni Ta’aruf.


Kita ngga dilarang jatuh cinta, sebab hal itu sama halnya membunuh fitrah manusia. Emang bisa…? Tapi, aplikasinya tuh yang salah. Sebab kebanyakan kita keliru bereksperimen saat kesambet VMJ ini. Sekali lagi, ada alternatif laen. Ta’aruf…!!!



Tapi sekarang, orang-orang pada bingung, gimana seh caranya mengenal pasangan hidup tanpa lewat pacaran? Kayak beli karung dalam kucing aja (eh, kebalik tuh…!). Truss, di sisi laen, pacaran yang ngga ada komitmen lebih jauh buat nikah ternyata dilakoni oleh kebanyakan kita. Dengan anggapan bahwa pacaran ngga harus nikah. Lebih gampang?! Beda ama ta’aruf. Ujung-ujungnya tentu saja biar bisa nikah. Berat bro’…!!!”



Nah, di sinilah bedanya yang suka maen-maen ngejalani hidup ama yang serius menjadikan hidup ini untuk bekal akhirat. Yang pasti, segudang keuntungan bakal kalian dapatkan jika mengenal calon pasangan hidup lewat ta’aruf. And ngga hanya itu, keuntungan dunia wal akhirat bisa kalian peroleh kalo mampu mempertahankan kesucian cinta kalian di atas norma-norma yang udah diatur dalam agama.



Nah, buat saudara-saudariku, masih pengen pacaran…???



Saya jadi keingat pada nasihat dari Ustadz Aa Gym yang sangat penting untuk kita fahami maknanya. Kata beliau:



Saudaraku..

Bahu membahulah membangun cinta dengan para pecinta

Cinta kebenaran…

Cinta Rasulullah…

Cinta semata-mata karena Allah.

Berbahagialah orang yang hatinya dihidupkan dengan cinta.

Seindah-indahnya cinta adalah cinta kepada penggenggam alam semesta

Yang Maha Mencintai dan tak pernah putus cinta-Nya.

Wallahua’lam bish shawwab.

Diijinkan Tag n Temans….Copas n Share semua milik bersama.. saling bantu tag ya Jazakumullahu Khair0n katsir0n ^_^

By Editeed FHAA dari satu sumber ^_^

Dhifa :
pelaku pacaran akan menyesal krn udh lakukan aktivitas pacaran setelah tau apa akibat nya ..termasuk saya sendiri... :( soooo Say no to PACARAN..

Ketika Laki-Laki Berbohong


assalamualaikum sahabat dhifa...

ada cerita lucu nih dhifa ambil dr catatn salah seorang temen FB...
lumayan kan tuk hilangin suntuk...heheh..hheh... cekidott...

Lutchuan ajjah by Ratna Amalia Hasyim

Seorang penjual minyak goreng keliling seperti biasa menjajakan dagangannya di tepian Sungai Citarum. "Nyak nyak minyaaaaaaaaaaaaak", teriaknya. Di jalanan menurun tiba-tiba gerobaknya yang penuh dengan botol minyak tergelincir ke Sungai Citarum.

Plung ... lap ...tenggelam deh ceritanya... Huuuuu ... huuuu .... menangislah dia ....

"Harus kuberi makan apa istriku nanti ... huuu...

Tiba-tiba ... seorang Malaikat yang baik hati muncul dan bertanya : "Hai,BAJURI ... kenapa gerangankah sehingga engkau menangis begitu?"

Ternyata ... namanya BAJURI ... tahu juga ya itu Malaikat

"Oh, Malaikat ... gerobak minyak goreng saya tergelincir ke sungai ..." "Baiklah ... aku akan ambilkan untukmu ..."

Tiba-tiba Malaikat itu menghilang dan muncul lagi dengan sebuah kereta kencana dari emas, penuh dengan botol dari intan ...

"Inikah punyamu?" tanya Malaikat ...
"Bukan ... gerobakku tidak sebagus itu ... mana mungkin penghasilan saya yang 6 juta sebulan bisa beli kereta kencana? Itu pun sudah ditambah komisi penjualan yang cuma sedikit

"Malaikat itu pun menghilang lagi dan muncul dengan sebuah kereta perak dengan botol dari perunggu.

"Inikah punyamu?" tanyanya lagi.
"Bukan, hai Malaikat yang baik ... Punyaku cuma dari besi biasa .. botolnya juga botol biasa ..."

Lalu Malaikat itu pergi lagi ... dan kali ini kembali dengan gerobak dan botol Si BAJURI.

"Inikah punyamu?"
"Alhamdulillah ... benar ya Malaikat. Terima kasih sekali
engkau telah mengambilkannya untukku".

Malaikat berkata:
" Engkau jujur sekali, ya BAJURI. Untuk itu sebagai hadiah ... aku berikan semua kereta dan Botol tadi untukmu ..."
"???????? Alhamdulillah .... terima kasih ya Allah ... terimakasih ya Malaikat ..."

Sebulan kemudian, BAJURI rafting bersama istrinya di sungai yang sama ... Naas tak dapat ditolak, malang tak bisa dihindari ... Perahu karetnya terbalik dan istrinya
hanyut...

"Huuuuuuuuuuuuuuuuuu.... huuuuuuuuuuu ....... istriku ... di mana engkau ....", isaknya ...

Tiba-tiba Malaikat pun muncul lagi ...
"Kenapa lagi engkau, ya BAJURI ?"
"Istri saya hanyut dan tenggelam di sungai, hai Malaikat ..."
"Ohhh ... tenang ... aku ambilkan ..."

Plash ... Malaikat itu menghilang dan tiba-tiba muncul kembali sambil membawa Nafa Urbach ... yang ada tato mawar di perutnya ...
"Inikah istrimu?" tanya Malaikat ...
"Betul, Malaikat ... dialah istriku ..."
"Haaaaaa .... BAJURI!!!"

Malaikat membentak marah.
"Sejak kapan kamu berani bohong? Di manakah kejujuran kamu sekarang?"

Sambil bergetar dan berjongkok ... BAJURI berkata :
"Ya, Malaikat ... kalau aku jujur ... nanti engkau menghilang lagi dan membawa Bella Saphira ... kalau kubilang lagi bukan ... maka engkau akan menghilang lagi dan membawa lagi istriku yang sebenarnya ...
Lalu ... engkau akan bilang bahwa aku jujur sekali ...
dan engkau akan memberikan ketiga-tiganya kepadaku...
Buat membiayai hidup Nafa saja aku bingung gimana caranya ... apalagi tiga-tiganya??? "

Malaikat pun termangu dan bengong ....
"Benar juga kamu ... kamu realistis ..."


Lutchuan ajjah by Ratna Amalia Hasyim

-----------------------------------------------------------------------------------------
Oleh : Sugianto Parjan Dua

"Nak Sholehkan Dirimu” sebuah harapan kecil namun akan berdampak besar



Al-Qur’an telah mengisyaratkan tentang kesukaran dan penderitaan orangtua di dalam mengasuh anaknya. "„.Ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya (pula) dengan susah payah…"(Qs. Al-Ahqaf : 46-15)

Beribadahlah kepada Allah dan jangalah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah terhadap ibu Bapak. (An-Nisa : 36).



“Nak sholehkan dirimu…” Itulah kata-kata yang mungkin tidak terucapkan oleh bibir kedua orang tua kita yang sudah renta, sebuah kalimat pendek yang hanya menjadi sebuah harapan. Harapan yang teramat besar yang tidak ada padanannya dengan materi sebesar apapun di dunia ini, harapan yang hanya bisa terucap dalam hati mereka yg penuh keikhlasan. Sebuah kalimat yang sangat ringan untuk di ucapkan namun teramat sulit untuk dilaksanakan oleh setiap putra-putrinya?

Ya…sebuah harapan kecil namun akan berdampak besar, mengapa demikian? Karena itulah sebuah harapan yang selama ini tidak terucapkan oleh bibir-bibir kedua orang tua kita secara langsung, yang hanya bisa ditunjukkan dengan perilaku. Setiap orang tua ingin pada masa tuanya bisa tenang karena akhlaq anak-anaknya, adalah suatu kebahagiaan besar kala mereka meninggal anak-anaknya lah yang menuntunnya kala napas di penghujung tenggorokan untuk senantiasa mengucapkan kalimat thoyibah kala maut menjemput, betapa bahagianya orang tua kita ketika anak-anaknya memandikan jenazah mereka seperti mereka memandikan kita waktu kita kecil.

Sungguh kebahagiaan yang tiada tara kala anak-anaknya berada di shaf pertama bahkan menjadi imam kala men-sholatkan jenazah orang tuanya. Begitu ringan langkah mereka menuju alam kubur kala anak-anaknya yang memikul keranda jenazah serta mendo’akan di sisi kuburannya, tidakkah kita semua terpikir demikian? Tapi coba lihat diri kita sekarang yang lebih disibukan dengan urusan duniawi yang mungkin akan menjerumuskan kita kepada lubang dosa.



Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang bisa berbicara terus dengan Allah S.W.T Setiap kali dia hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah dia akan berbicara dengan Allah.Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga. Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain. Suatu hari Nabi Musa telah bertanya kepada Allah. “Ya Allah, siapakah orang di syurga nanti yang akan bertetangga dengan aku?”. Allah pun menjawab dengan mengatakan nama orang itu, kampung serta tempat tinggalnya. Setelah mendapat jawaban, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan mengikut tempat yang diberitahu. Setelah beberapa hari di dalam perjalanan akhirnya sampai juga Nabi Musa ke tempat yang dituju.

Dengan pertolongan beberapa orang penduduk di situ, beliau berhasil bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu. Tuan rumah itu tidak langsung melayani Nabi Musa. Dia masuk ke dalam kamar dan melakukan sesuatu di dalam. Tidak lama kemudian dia keluar sambil membawa seekor babi betina yang besar. Babi itu digendongnya dengan cermat. Nabi Musa terkejut melihatnya. “Ada apa ini ?, kata Nabi Musa berbisik dalam hatinya penuh keheranan. Babi itu dibersihkan dan dimandikan dengan baik. Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta dipeluk cium kemudian diantar lagi ke dalam kamar. Tidak lama kemudian dia keluar sekali lagi dengan membawa pula seekor babi jantan yang lebih besar. Babi itu juga dimandikan dan dibersihkan. Kemudian dilap hingga kering dan dipeluk serta cium dengan penuh kasih sayang.

Babi itu kemudiannya diantar lagi ke kamar. Setelah selesai barulah dia melayani Nabi Musa. Nabi Musa bertanya “Wahai saudara! Apa agama kamu?”. “Agama ku Tauhid”, jawab pemuda itu yaitu agama Islam. “Mengapa kamu memelihara babi? Kita tidak boleh berbuat begitu.” Kata Nabi Musa. “Wahai tuan hamba”, kata pemuda itu. “Sebenarnya kedua babi itu adalah orang tua kandungku. Oleh kerena mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah merubah wajah mereka menjadi babi yang buruk rupanya. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal lain. Itu urusannya dengan Allah. Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajibanku sebagai anak. Setiap hari aku berbakti kepada kedua orang tuaku seperti yang tuan hamba lihat tadi. Walaupun rupa mereka sudah menajdi babi, aku tetap melaksanakan tugasku.”, sambungnya. “Setiap hari aku berdoa kepada Allah agar mereka diampuni.

Aku bermohon supaya Allah menukarkan wajah mereka menjadi manusia kembali, tetapi Allah masih belum mengabulkan.”, tambah pemuda itu lagi. Maka ketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. “‘Wahai Musa, inilah orang yang akan bertetangga dengan kamu di Syurga nanti, hasil baktinya yang sangat tinggi kepada kedua orang tuanya. Orang tuanya yang sudah buruk dengan rupa babi pun dia berbakti juga. Oleh itu Kami naikkan maqamnya sebagai anak soleh disisi Kami.”

Allah juga berfirman lagi yang artinya: “Oleh kerana dia telah berada di maqam anak yang soleh disisi Kami, maka Kami angkat doanya. Tempat kedua orang tuanya yang Kami sediakan di dalam neraka telah Kami pindahkan ke dalam syurga.” Itulah berkat anak yang soleh. Doa anak yang soleh dapat menebus dosa orang tua yang akan masuk ke dalam neraka pindah ke syurga. Ini juga hendaklah dengan syarat dia berbakti kepada orang tuanya. Walaupunkeadaan rupa ayah dan ibunya seperti babi. Mudah-mudahan orang tua kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak.

Saudaraku, Walau seburuk apapun perangai kedua orang tua kita itu bukan urusan kita, urusan kita ialah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang sebagaimana mereka menjaga kita sewaktu kecil hingga dewasa.

Walau banyak sekali dosa yang mereka lakukan, itu juga bukan urusan kita, urusan kita ialah meminta ampun kepada Allah supaya kedua orang tua kita diampuni-Nya. Doa anak yang soleh akan membantu kedua orang tuanya mendapat tempat yang baik di akhirat, inilah yang dinanti-nantikan oleh para orang tua di alam kubur. Sayang kita kepada ibu dan bapa bukan melalui hantaran uang, tetapi sayang kita pada kedua orang tuanya ialah dengan doa kita supaya kedua orang tua kita mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah.

“ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO” “ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil

“Apabila seorang anak Adam mati maka terputuslah seluruh amalnya kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang selalu mendoakan nya.” (Hadits shahih riwayat Muslim).

Anak sholeh kah kita? urusan dosa dan pahala adalah diatur oleh Allah oleh sebab itu, tidakkah kita merenung sudah cukup soleh kah kita sehingga dapat menyambung amal bagi orang tua kita nanti, membantu orang tua saya di akhirat nant? Bagaimana jika kita justru menjerumuskan mereka ke dalam siksa akhirat, hanya karena kita tidak mau menjadi anak baik-baik yang sholeh? Sedih rasanya jika berfikir demikian, memang kita sebagai manusia hanya bisa berusaha. Karena kita tidak tahu, apakah

selama ini amal baik yang kita tabung sudahkah cukup atau belum. Kita tidak tahu, apakah ibadah kita selama ini diterima atau tidak. Apakah ibadah anda dan saya sudah baik? Wallahualam...Wallahualam... Hanya Tuhan yang tahu,,, hanya Tuhan yang bisa menilai kualitas ibadah kita,, hanya Tuhan yang berhak membeda-bedakan kita sesuai tingkatan amal perbuatan kita.

Jika kita membuat ridha kedua orangtua kita berarti kita telah mendapat keridhaan Allah. Yang demikian itu adalah perisai dunia yang dapat memasukkan kedua orangtua kita ke surga. Semoga Allah menuntun langkah kita untuk mampu menajdi perisai dunia bagi keduaorangtua kita. Amin...



(coppas dr - Nata Heriadi)

♥♥✿♥✿...(Tertawa Di Dunia Menangis Di Akhirat)...✿♥ ✿♥♥



Rasulullah bersabda; 'Banyak tertawa dan terbahak-bahak itu mematikan hati'.



Banyak tertawa menjadikan hati semakin muram tidak berseri. Cahaya hati tidak bersinar dan akhirnya tidak menyala. Akibatnya hati tak berfungsi lagi.



Nabi Muhammad melarang ummatnya dari gelak tawa yang melampaui batas. Menurut hadits, banyak ketawa menghilangkan akal dan ilmu. Barang siapa tertawa tergelak-gelak, akan hilang satu pintu daripada pintu ilmu.



Dalam keadaan suka yang berlebihan, hati lalai suasana akhirat dan alam barzakh yang bakal ditemui kelak. Sedangkan dahsyatnya alam tersebut tidak dapat dinukilkan dalam berbagai bentuk media apapun.



Manusia sedang menuju ke satu tujuan yang belum tentu manjajikan kebahagiaan abadi. Sepatutnyalah berfikir bagaimana kedudukan kelak di sana nanti, apakah berbahagia atau menderita.



Berbahagian di dunia bersifat sementara tetapi di akhirat berpanjangan tanpa batas. Penderitaan di dunia hanya sesaat tetapi di akhirat azab yang berterusan dan berkekalan.



Merenung dan memikirkan keadaan ini cukup untuk menyadarkan diri tentang bahaya yang akan ditempuh.



"Tertawa-tawa di masjid menggelapkan suasana kubur". Demikian ditegaskan oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.



Kubur ialah rumah yang bakal diduduki dalam tempo yang panjang. Manusia dalam sendirian dan kesunyian tanpa teman dan keluarga. Kubur bagaikan jadi satu pintu ke surga atau neraka.





Betapa dalam kegelapan disana, manusia digelapkan lagi dengan sikap yang suka terbahak-bahak di dunia.





Tertawa yang melampaui batas menjadikan kurang berilmu. Apabila kurang ilmu, akal menjadi kurang. Kepekaan terhadap akhirat juga menurun.



Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah bersabda :



"Barangsiapa tertawa-tawa niscaya dilaknat oleh Allah (Al-Jabbar). Mereka yang banyak tertawa di dunia niscaya banyak menangis di akhirat."



Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'anhu senantiasa pilu mengingat '... Jauhnya perjalanan ... Sedikitnya perbekalan ...' Walaupun hebatnya zuhud dan ibadat beliau, namun merasa masih kurang amalnya.



BETAPA DIRI YANG KERDIL DAN MALAS BERIBADAT INI SANGGUP BERGEMBIRA 24 JAM



Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

Kucing Berhaji



assalamualaikum..sahabat dhifa..

Alkisah, ada seekor kucing dewasa yang sudah berkecukupan. Ia hendak menunaikan ibadah haji karena merasa ada sebuah kewajiban dan tentu untuk menyambut seruan Tuhan. Berangkatlah ia dengan semangat ketertundukan.

Setelah menunaikan segala macam rukunnya, pulanglahlah ia ke tempat tinggal semula. Setelahnya, lebih banyak berdzikir, tak lupa "mengenakan" aksesoris layaknya para pelaku haji. Dan di luaran, tampilan mendadak shaleh.

Berhajinya seekor kucing itu terdengar sampai berbagai penjuru. Termasuk sampai terdengar pada sarang segerombolan tikus.

Pemimpin tikus, sebagai yang dituakan, berinisiatif untuk berekonsiliasi dengan sang kucing.

"Wahai rakyat tikus semuanya, dengarlah, sang kucing telah berhaji, sudah saatnya kita berdamai dengannya."
Salah satu rakyat tikus menjawab, "Tuanku, jangan, kucing tetap kucing, dia tetap akan memburu kita."
"Apa salahnya kita mencoba menjalin komunikasi, siapa tahu ada peta jalan damai antara warga tikus dan kucing."

Walaupun rakyat tikus amat gelisah dengan pendapat pemimpin tikus, tapi ia tetap memutuskan untuk berangkat menemui sang kucing. Berangkatlah ia dengan hati-berdebar-debar. Sesampainya di sarang kucing, pemimpin tikus mencoba tersenyum dan menyampaikan niat baiknya untuk berdamai. Awalnya, sang kucing diam saja. Semakin lama didiamkan, pemimpin tikus mulai gelisah.

Lalu, sang kucing memandangi sang tikus dengan tatapan beringas, lantas melompat, mencoba menerkam dan memangsa tikus. Untung sang tikus sudah siap sedia dan berhasil meloloskan diri dari terkaman sang kucing. Berlari dan terus berlari meninggalkannya. Sampai di sarang tikus, rakyat yang sejak awal khwatir bertanya,
"Bagaimana, tuanku, apakah perdamaian berhasil?
"Celaka, benar katamu, sang kucing tetap kucing, dia tetap akan memangsa kita."

Renungan :
Kisah ini adalah sindiran bagi kita semuanya. Haji bagi umat Islam memang sebuah kewajiban untuk yang mampu. Kita pasti mempunyai niat untuk menunaikannya, alangkah bahagianya kita bisa pergi ke tanah suci.

Tapi, ada dimensi lain yang patut kita ingat. Haji bukanlah sebuah trend atau bahkan sebuah gaya hidup agar dipandang "wah". Juga bukan melulu berdimensi ketuhanan semata. Ada dimensi lain yang perlu kita amalkan, yaitu dimensi sosial dengan menterjemahkan simbol-simbol haji yang telah dilaksanakan. Salah satunya seperti dituturkan Ustadz Quraish Shihab,
"pakaian biasa" ditanggalkan dan "pakaian ihram" dikenakan.

Artinya, menanggalkan segala macam perbedaan dan menghapus keangkuhan. Dengan berhaji, kita belajar menghargai sesama manusia, tidak melakukan lagi penghisapan atau penindasan terhadap manusia lain. Kita semua hakikatnya sama, miskin kaya, pejabat tinggi atau rakyat biasa.

Dan, kita juga perlu meninggalkan karakter-karakter jahat yang barangkali sudah melekat erat dalam diri sekian lamanya. Kalau setelah berhaji tetap punya karakter dan perilaku sama, maka sia-sialah semuanya.

~★☆★☆★ kalo Cinta, Buktikan jangan OMDO (omongdoang) ★☆★☆★~


Bismillahirrohmanirrohim



Cinta ..



Bagaimana caranya kita bisa menyakinkan pada seseorang tentang cinta yang kita rasa ..


Dan apa ciri-cirinya kalau kita benar-benar cinta ..


Ternyata CINTA itu perlu di buktikan dengan tindakan bukan hanya omongan

Sebagaimana kita mencintai sesama kita, keluarga kita, sahabat, dan alam sekeliling kita. Tentu rasa cinta akan terlihat dari sikap kita.


Bagaimana mungkin orang percaya pada cinta kita kalau ketemu saja enggan, atau kalau ketemu wajah kita masam, atau nada bicara kita kasar dan kurang sopan.

Kahlil Gibran mendifisinikan cinta salah satunya adalah,

"apabila cinta memanggilmu .. ikutilah dia walau jalannya berliku-liku ..

Dan apabila sayapnya merangkulmu ..

Pasrahlah serta menyerahlah walau pedang tersembunyi di sela-sela sayap itu melukaimu"

kalau diresapi, kalimat di atas bisa jadi kita artikan cinta itu tuntutan, kesadaran dan pengorbanan.

Pada intinya, tidak salah bila ada yang mengatakan kalau cinta itu butuh pengorbanan, pengertian dan kesadaran yang perlu pembuktian yang nyata.

Dan sekarang RENUNGKANLAH, jika cinta kepada manusia saja butuh pembuktian baru bisa dianggap cinta apalagi cinta kpda ALLAH.

Betapa seringnya kita menyatakan cinta atau mengatakan bahwa saya mencintai ALLAH. Tapi tidak ada buktinya.

Jangan-jangan kita memang hanya pandai berucap, namun nggak mampu membuktikan apa yang kita ucapkan.

Ketika shalat 5 waktu saja, lebih sering kita kerjakan di ujung waktu, nyaris di penghujung waktu.

Dhuhur mepet ashar, ashar mepet magrib, magrib mepet isya dan isya kita kerjakan menjelang subuh, subuh ketiduran.

Sudah begitu milih ayatnya yang pendek-pendek saja agar cepet selesai.

Nggak usah berdoa karena yakin Allah tahu apa yang kita inginkan dan Allah tahu apa yang terbaik buat kita. PARAH ...

Setelah itu buru-buru kita lipat sajadah dan kabur mengejar dunia.

Atau bahkan tidak sedikit yang suka merangkap-rangkap shalat biarpun punya waktu untuk mengerjakan tepat waktu (jamak).



Astaghfirullahaladhzim ...


Sebenarnya kita melakukan shalat ini untuk apa, karena siapa dan mengapa ...

Apakah karena cinta kita ...

Karena ibadah ..

Karena ikut-ikutan atau karena hal lainya..

Andaikan kita sudah melakukan sholat lima waktu, sudah bisakah dikatagorikan bahwa kita mencintai-NYA ..

Benarkah kita mencintai-NYA dngan ikhlas..

Atau karena kepingin surga dan takut nerakaNya saja ...

Bicara tentang surga dan neraka, ada sebuah lagu "jika surga dan neraka tak pernah ada".

Lagu itu begitu polos menyindir dan menggugah kesadaran. Lebih kurang syairnya sperti ini:


Apakah kita semua

Benar-benar tulus

Menyembah pada-Nya

Atau mungkin kita hanya

Takut pada neraka dan inginkan surga.

Jika surga dan neraka tak pernah ada,

masihkah kau bersujud pada Nya ?

Jika surga dan neraka tak pernah ada,

masihkah kau menyebut nama Nya ?

Bisahkah kita semua

Benar-benar sujud sepenuh hati

Karena sungguh memang DIA

Memang pantas disembah

Memang pantas dipuji.

***

Ternyata masih teramat dangkal pengetahuan saya tentang karunia dan rahmatNYA.

Masih terlalu pendek pandangan mata ini melihat alam ciptaanNya.

Sehingga yang terbesit dalam benak ini, bukan bagaimana memupuk cinta dan pengabdian kepadaNya.

Namun, angan saya lebih sering dijejali dengan bebayang surga dan neraka


Mari saudaraku, kita tumbuhkan cinta kita lebih dalam dan lebih besar lagi padaNya.


Mari kita bersujud padanya karena cinta kita, bukan semata-mata karena surga dan neraka.

Kalau saja neraka itu tidak ada, mungkinkah kita akan berbuat sekehendak hati kita ..

Akankah kita tidak punya batas norma ..


Tentu tidak bukan ..


Yang jelas Allah tidak akan menghukum kita di neraka kalau kita tidak melakukan kesalahan dan Allah tidak akan memasukkan kita ke surga kalau kita tidak beriman,


tidak menjalankan perintahNya dan tidak menjahui laranganNya.


CINTA

harus di buktikan jangan OMDO (omongdoang) dong ^__^ senyum



Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

Kamis, 10 November 2011

♥♥ ✿♥ ✿♥ ✿ ....( Orang yang Paling Akhir Masuk Majelis Jum'at )....✿♥ ✿♥ ✿♥♥




Dari Ali bin Abi Thalib RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Pada hari Jum'at 70 malaikat akan duduk di setiap pintu masjid ..."

untuk mencatat nama-nama orang sampai datangnya laki-laki terakhir saat imam sedang duduk di atas mimbar. Laki-laki itu tidak menyakiti orang lain di majelisnya dan tidak berucap kecuali dengan kata-kata yang baik, maka lelaki tersebut termasuk serendah-rendahnya pahala ahli Jum'at. "Adapun laki-laki itu akan mendapat ampunan dosa yang dikerjakannya di antara dua waktu Jum'at sebagaimana firman Allah SWT, "Dan ketika Tuhanmu berkata pada para malaikat, sesungguhnya aku menjadikan khalifah di muka bumi." Para malaikat bertanya, "Apakah Allah akan menjadikan manusia yang justru akan merusak bumi dan suka mengalirkan darah, padahal kami selalu memahasucikan dan memuji-Mu?" Allah SWT mencela tindakan malaikat dan berfirman, "Aku lebih mengetahui tentang sesuatu yang tidak kamu ketahui."



Para malaikat menjadi ketakutan dan segera berputar mengelilingi 'Arsy sebanyak tujuh kali putaran dan akhirnya Allah SWT mengampuni mereka. Lalu Allah SWT memerintahkan malaikat agar membangun Ka'bah di atas bumi sehingga apabila anak Adam melakukan dosa dapat melakukan thawaf di sekeliling Ka'bah tujuh kali. Maka Allah SWT akan mengampuni mereka sebagaimana Allah mengampuni para malaikat. Lalu turunlah para malaikat ke bumi untuk membangun Ka'bah lalu Allah mengangkatnya ke atas langit ke-empat. Pada saat malaikat melakukan thawaf, Allah juga membuatkan menara yang mengarah pada Baitullah yakni Ka'bah. Lalu Allah memberi nama Baitul Makmur. Sedangkan tinggi menara itu adalah 500 tahun perjalanan. Maka manakala hari Jum'at malaikat Jibril naik ke atas menara untuk menggemakan suara adzan, lalu malaikat Israfil naik ke atas menara dan beliau berkhutbah sedang malaikat Mikail menjadi imam bagi malaikat yang lain.



Ketika selesai melaksanakan shalat, Jibril berkata, "Pahala adzan yang aku dapatkan kuhadiahkan kepada seluruh muadzin di muka bumi". Malaikat Israfil berkata, "Pahala khutbah yang aku dapatkan akan kuhadiahkan kepada semua khatib di muka bumi". Lalu malaikat Mikail berkata, "Pahala imam yang aku dapatkan akan kuhadiahkan kepada orang yang menjadi imam di hari Jum'at di muka bumi". Kemudian semua malaikat berkata, "Pahala yang kami peroleh karena berjamaah akan kami hadiahkan kepada semua orang yang shalat Jum'at di belakang imam".



Allah SWT berfirman, "Ya Malaikatku, apakah kamu memuliakan hamba-hamba-Ku sedangkan Aku adalah Dzat Yang Maha Mulia. Wahai malaikat-Ku, saksikanlah bahwa Aku akan benar-benar memberi ampunan kepada hamba-hamba-Ku dan keistimewaan ini adalah seluruhnya khusus bagi umat Muhammad SAW dan tidak Aku berikan kepada umat yang telah lewat".



Syaikh Imam yang ahli dalam bidang agama yakni Al-Zanduasty berkata, saya mendengar Al-Imam Abu Muhammad bin Abdullah bin Al-Fadhil bercerita di tahun ajaran sekolah di Paris dari Al-Auza'i berkata, "Pada suatu hari Maisarah bin Khunais berjalan melewati suatu kuburan dan beliau berucap salam: Assalamu'alaikum, wahai penghuni kubur, kalian semua telah mendahuluiku, sedangkan aku masih hidup di belakangmu, mudah-mudahan Allah SWT mengasihimu dan mengasihiku dan menambah kebaikan kepadamu dan kepadaku yakni kebaikan yang akan datang disaat aku berada ditempatmu."



Maisarah berkata, "Allah SWT lalu mengembalikan ruh pada salah seorang penghuni kubur dan menjawab salamnya dengan lidah yang fasih. Beruntunglah kamu semua wahai penduduk dunia yang selalu dapat mengerjakan haji empat kali dalam sebulan". Maisarah lalu bertanya, "Kemana kami melakukan haji empat kali dalam sebulan?" Laki-laki penghuni kubur itu menjawab, shalat Jum'at." Apakah kamu tidak mengetahui bahwa shalat Jum'at adalah bagaikan ibadah haji yang mabrur maqbul?"



Maisarah bertanya, "Berilah aku kabar tentang sesuatu yang dapat melestarikan rahmat Allah". Laki-laki itu menjawab, "Wahai penduduk dunia, membaca istighfar sangat berguna di akhirat kelak".



Maisarah bertanya, "Apakah ada sesuatu yang menghalangimu untuk menjawab ucapan salamku?" Laki-laki itu menjawab, "Ucapan salam itu adalah baik dan kebaikan itu telah dihapus dariku maka tidak ada tambahan kebaikan lagi bagiku dan yang mengurangi kejelekkanku. Aku rela padamu wahai penduduk dunia dengan ucapan salammu padaku".



Al-Imam ahli agama yakni Al-Zanduasty berkata, aku mendengar Abu Mansur berkata, "Allah telah memberikan hari Sabtu kepada Nabi Musa AS dan kepada 50 Nabi dan Rasul yang hidup bersamanya dan Allah memberikan hari Minggu kepada Nabi Isa AS dan 50 Nabi dan Rasul yang bersamanya. Allah memberikan hari Senin kepada Nabi Muhammad dan 63 Nabi dan Rasul yang bersamanya. Sesungguhnya para Nabi AS berjumlah 124.000 orang yang terdiri dari 1000 Nabi dan sebagian dari jumlah para utusan yang berjumlah 313 utusan sedangkan Nabi Muhammad SAW adalah yang paling utama lalu ditambah 13 Nabi dan Rasul. Allah juga telah memberikan hari Selasa kepada Nabi Sulaiman AS juga kepada 50 Nabi dan Rasul yang hidup bersamanya. Allah menghadiahkan hari Rabu kepada Nabi Ya'kub dan 50 Nabi dan Utusan yang hidup bersamanya. Allah memberikan hari Kamis kepada Nabi Adam AS dan 50 Nabi dan Utusan yang hidup bersamanya. Maka tinggal hari Jum'at yang khusus buat Allah.



Nabi SAW bersabda, "Ya Allah, apakah yang akan Engkau berikan kepada umatku?" Allah menjawab, "Ya Muhammad, hari Jum'at dan syurga adalah kepunyaan-Ku, tetapi Aku hadiahkan hari Jum'at dan surga kepada umatmu dan keridlaan-Ku bersama hari Jum'at dan surga menjadi hadiah bagi umatmu".



Semoga bermanfa'at
Buat kaum Adam untuk berangkat jum'atan



Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

--^^ Istriku, Kenpa Kau Menangis? (╥.╥) ^^--


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Menghadapi ‘MAKHLUK HALUS’ tidak semudah yang dibayangkan, apalagi jika tidak mempunyai keilmuan yang mapan.

Seorang suami dituntut untuk mampu mengayomi keluarganya, jadi dibutuhkan banyak ilmu guna mempertahankan dan menyelaraskan keluarganya.

YA, ‘MAKHLUK HALUS’ itu adalah seorang istri. Selalu bersikap aneh, tiba-tiba saja cemberut, atau marah-marah, dan bahkan tak disangka-sangka tiba-tiba menangis. “GA DA ANGIN, GA DA HUJAN”.... tiba-tiba saja seperti itu...
Hmm...

Kenapa kau istriku? Aneh sekali...
Aku bingung menghadapimu...
Kau memang ‘MAKHLUK HALUS’ yang aneh...
Tapi, aku akan berusaha memahamimu, karena aku sebagai kepala keluarga, aku harus menjadi pengayom untuk masa depan kita di akhirat.

♥♥♥♥♥♥♥♥
ISTRIKU... KENAPA KAU MENANGIS?

Suamiku... Tadi siang aku melihat tetangga sebelah kita diberi daging Qurban oleh tetangga kita lain yg berqurban, yang lain dibagi, kenapa kita tidak? Tidak nyaman Qalbu ini...

ISTRIKU, kita kan sudah punya bagian dari mesjid, jangan mengharap pemberian dari yang lain, mudah-mudahan kita bisa Qurban tahun depan. Tapi dari sekarang kita BELAJAR MEMBERI, meskipun hanya ‘SAYUR ASEM’ atau ‘SAYUR LODEH’ yang kita bagikan kepada tetangga terdekat kita terlebih dahulu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila kamu masak sayuran, maka perbanyaklah airnya dan perhatikanlah tetangga-tetanggamu”. [HR. Muslim, dari Abu Dzar r.a.]
♥♥♥♥♥♥♥♥
ISTRIKU... KENAPA KAU MENETESKAN AIR MATA?

Suamiku... Gigiku SAKIT, perutku panas, sembelit, pusing-pusing, dan rasanya pengen muntah... sakiiiiiit banget, ya Allah... kenapa ini?

Sudah berapa kali makan daging Qurban istriku?

Dari pagi sampai sore ini SUDAH 6 KALI, gulai, rendang, sate, dan lain-lain...
ISTRIKU... ISTRIKU...

Dagingnya direbus hingga empuk supaya ‘ga sakit pada gigi yang keropos, trus jangan terlalu makan banyak-banyak sampai susah beraktivitas apalagi sampe sembelit.

Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Seorang Muslim makan dengan satu perut, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh perut”. [HR. Bukhari, dari Abu Hurairah]

Dan terdapat darinya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan sabdanya: “Kami kaum yang tidak pernah makan sebelum kami lapar dan apabila makan kami tidak sampai kenyang”. [Minhaju al-Muslim, hal 108]
Jadi, kita makan sewajarnya saja ya... karena banyak hal yang harus kita kerjakan untuk menjalankan kewajiban kita di dunia sebagai hamba-Nya.

♥♥♥♥♥♥♥♥
ISTRIKU... KENAPA KAU MENANGIS? APA ‘SAKIT GIGI’ LAGI?

Bukan suamiku... sekarang bukan gigi lagi yang sakit, tapi... HATI ini yang sakit. Ya Allah... Tak kuasa menahannya.

Kenapa SAKIT HATI? Apa ada orang yang membuat HATI-mu terluka istriku?

IYA suamiku... ada yang membuat hatiku terluka. Aku mendengar tetangga sebelah sedang menggunjingku, membicarakan kejelekanku, padahal aku tidak melakukan hal itu... mereka salah paham. Aku SAKIT HATI suamiku... BENER-BENER SAKIT HATI... Aku pengen membalasnya...

Eeitt... Jangan seperti itu istriku...
Kau jangan membalasnya, jika kau membalasnya berarti kau menyakitinya juga, bukankah disakiti itu tidak enak?
Bukankah ada beberapa Hadits yang menganjurkan kita supaya MEMPERHATIKAN TETANGGA KITA DAN JANGAN MENYAKITI HATINYA?!
Hmm...

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Jibril a.s, tidak henti-henti mewasiatiku (supaya BERBUAT BAIK) KEPADA TETANGGA sehingga aku mengira sesungguhnya ia akan mewarisiku”. [HR. Bukhari, dari Ibnu ‘Umar r.a]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia TIDAK BOLEH MENYAKITI TETANGGANYA”. [HR. Bukhari, dari Abu Hurairah]
BERBUAT BAIK TERHADAP TETANGGA, itu pilihan terbaik istriku...

Allah Ta’ala berfirman:
“Dan sembahlah oleh kalian Allah dan janganlah menyekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, TETANGGA YANG DEKAT DAN TETANGGA YANG JAUH, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya kalian. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan suka membangga-banggakan diri”. [QS. An-Nisa: 36]

♥♥♥♥♥♥♥♥
MENANGIS LAGI...
MENANGIS LAGI...
ISTRIKU... KENAPA KAU MENANGIS LAGI?
Apa ada masalah lagi? Jangan katakan kalau kau ‘SAKIT HATI’ atau ‘SAKIT GIGI’ lagi...

Hmm...
Bukan Suamiku... sekarang bukan ‘SAKIT HATI’ atau ‘SAKIT GIGI’ lagi.... tapi lebih dari itu...
Apa itu?

Sekarang aku menangis karena ‘BAHAGIA’.

‘BAHAGIA’ kenapa?

‘BAHAGIA’ karena mempunyai SUAMI SHALEH sepertimu, yang selalu menghiburku di kala gundahku, yang selalu menemaniku di kala sepiku, dan selalu mengingatkan dan menasehatiku akan kebaikan dan kesabaran di kala aku salah, lupa atau lalai. Aku sangat BAHAGIA tlah memilihmu sebagai SUAMIKU. BAHAGIA BANGET....!!!

Thank you Allah...

ISTRIKU... ISTRIKU...
Kau memang ‘MAKHLUK HALUS’ yang aneh... aku harus lebih memahamimu, untuk kebahagian dan keharmonisan rumah tangga kita.

♥♥♥♥♥♥♥♥

Aku sangat mencintaimu istriku... ku tak kan biarkan kau jauh dariku... Ku mencintai dan menyayangimu karena Allah, tak kan biarkan kau lepas dari kalimah-Nya, akan ku genggam Kalimah-kalimah Ilahi untuk senantiasa membimbingmu...
Membawa keluarga kita menuju Surga-Nya, kita Akan berkumpul di sana bersama-sama.
BISMILLAH...
BISMILLAH...
BISMILLAH...
Aamiin ya Allah ya Rabbal ‘aalamiin

Created : [SALSABILA FOR-ISLAM]
catatn kecil dari Nisa : semoga kita d'beri "hadiah" oleh Allah berupa suami yang pengertian, penyayang dan mncintai Allah... agar kita sebagi wanita d'bimbing dan d'cintai...
Dunia wal akhirat..
aaamiin

Selasa, 08 November 2011

♥Seandaikan Lelaki Tahu♥




.¸.•´¸.•*
(•..♥
♥ .:|:. ♥ .:|♥ .:|♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥ .:|:. ♥ .:|:. ♥ .:|:.
,¤¤*¨*ღ☆,¤¤*¨*ღ☆Syukron jiddan aidan,¤¤*¨*ღ☆

♥*ღ☆**ღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღ☆ღ*♥*ღ☆ღ,¤¤*¨

ღ*♥*ღ☆ღ,¤¤*¨*ღ☆ღ*♥*ღ☆ღ,¤¤*♥ღ☆ღ,¤¤*♥ღ☆ღ,¤¤*♥ღ☆ღ,¤¤*♥

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Allah
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
`'•.¸)♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ Andai lelaki tahu...(`'•¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥


Andai lelaki tahu..
Apabila seorang perempuan jatuh cinta,lelaki itu tidak semestinya punya segalanya tetapi lelaki itu adalah segalanya di hatinya.

Andai lelaki tahu..
Apabila seorang perempuan itu mengalirkan air mata, itu bukan bermakna dia lemah, tetapi dia sedang mencari kekuatan untuk terus tabah mencintai lelaki itu.

Andai lelaki tahu..
Apabila seorang perempuan marah, memang dia tidak mampu mengawal perasaannya tapi percayalah, itu maknanya dia sangat mengambil berat dan menyayangi lelaki itu. Lihat saja pasangan yang baru bercinta, mereka jarang berantem. Tetapi percayalah semakin bertambah sayang mereka pada seseorang, semakin pula banyak sesuatu yang terjadi.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan cerewet, dia tidak pernah bermaksud untuk membuat anda risih, tapi dia mahu lelaki mengenalinya dengan lebih dekat.

Andain lelaki tahu..
Apabila perempuan berkata dia mau kamu berubah, itu bukan bermakna dia tidak mahu menerima kamu seadanya, tetapi dia mahu menjadikan anda lebih baik, bukan untuk dirinya, tetapi untuk masa depan anda.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan cemburu dan tidak percayakan kamu, bukan bermakna dia tidak sayang..tetapi dia terlalu sayangkan kamu dan masih mengangap kamu anak kecil yang masih memerlukan sepenuh perhatian. terkadang dia terlalu risau sekiranya terlalu percaya, kamu akan mengkhianati kepercayaan yang diberi. Naluri keibuannya sangat kuat. Dia hanya mahukan yang terbaik untuk kamu .

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan merajuk, jangan kata dia melebay-lebay. Dia bukannya mahu dipujuk dengan uang atau hadiah, tetapi cukup dengan perhatian yang boleh buat perempuan rasa dihargai.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan jarang mengatakan ‘i love u’, itu tidak bermaksud dia tidak mencintai kamu tetapi dia mahu lelaki itu merasai sendiri cintanya, bukan hanya hadir dari kata-kata tetapi juga melalui bahasa tubuhnya.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan kata dia rindu sama kamu, dia benar-benar maksudkannya.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan bilang lelaki lain itu lebih baik dari kamu, jangan percaya kata-katanya kerana dia hanya mau menguji kamu. Dia mahu melihat sejauh mana kamu sanggup menjadi yang terbaik di matanya. Walaupun sebenarnya memang kamulah yang terbaik di hatinya. Selagi dia denganmu, percayalah, walaupun perempuan menganggap masih ramai lagi yang lebih baik di matanya tetapi di hatinya, kamu tetap yang terbaik.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan menjadi tengking, dia bukan bermaksud untuk menjadi tengking, tapi dia mahu melihat sejauh mana lelaki itu mampu bersabar dengan sikanya. Percayalah, hati perempuan itu sangat lembut.

Andai lelaki tahu..
Apabila perempuan berkata, “tolong tinggalkan saya!”, dia tidak bermaksud menyuruh anda pergi selamanya. Dia hanya mahu menenangkan fikirannya sebentar saja. Apabila dia kembali tenang, percayalah dia akan mencari anda semula. Itu tandanya dia benar-benar mencintai anda. Perempuan sulit untuk mengawal perasaan. Dia terlalu emosional. Tapi dialah yang paling menyayangi anda dan sangat sensitif dengan perubahan pada diri anda.

Andai lelaki tahu..
Sememangnya Allah menciptakan lelaki dan perempuan itu dengan perbedaan yang tersendiri. Tetapi sekiranya mereka saling memahami, mereka akan saling melengkapi dan menyempurnakan . Perempuan itu diciptakan oleh Allah indah sekali. Di sebalik air matanya, tersimpan seribu satu kekuatan yang bakal menjadikan seorang lelaki itu merasa selamat bersamanya. Biarpun sebenarnya perempuan itu tampak lemah tapi dia punya kekuatan tersendiri yang bisa menggoncang dunia dan mungkin bisa pula membuat lelaki menjadi lemah kerananya. Jadi hargailah kehadiran seorang perempuan dalam hidup anda kerana dia didatangkan bukan dengan kelemahan sahaja tetapi dia juga ada kekuatan untuk menyongkong anda dan membuatkan hidup anda lebih sempurna. Dialah yang bakal menjadi perempuan bekerjaya, isteri juga ibu yang terbaik untuk anak2 anda.
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

::: Aku Rindu Pada-MU... :::




Ada seorang hamba ALLAH, beliau rajin sholat malam dan bermunajat, berkhalwat dengan AL-KHOLIQ. Setiap malam dari kedua matanya yang memerah karena menangis, mengalir air yang membasahi janggutnya, beliau berbisik-bisik lirih memohon beberapa permintaan dan pengharapan. Dari waktu ke waktu, tahun ke tahun, hingga putih rambutnya tak kunjung jua permintaan beliau dikabulkan oleh ALLAH. Permintaannya (diantaranya) adalah agar segera diangkat kemiskinan yang menjadi selimut kehidupannya selama ini, keluarganya sering sakit-sakitan, setiap hari ia keluar untuk berusaha memperoleh rizki ALLAH tapi tidak tampaklah dilapangkan rizqi itu untuknya.

Padahal dahulu, KETIKA IA MASIH BEKERJA MENJADI PETUGAS BEA CUKAI UANG DAN KESENANGAN ADALAH KAWAN AKRAB. Hingga suatu saat ia mendengarkan ceramah yang menjelaskan bahwa penyelewengan yang sering ia lakukan selama ini adalah Haram dan tidak membawa keberkahan, kelak penyelewengan ini akan berhadapan dengan hukum ALLAH yang tidak bisa dibantah lagi di akhirat.Bergetar hatinya, masuk hidayah ALLAH Allah atasnya.

Sejak itu tidak pernah lagi ia melakukan perbuatan tersebut, semakin rajin ia melakukan sholatul Lail mengadukan nasibnya hanya kepada ALLAH, agar diberikan harta yang halal dan rizqi yang lapang dalam menghidupi hidup ini.

Namun berangsur-angsur seakan terkena kualat (karena meninggalkan perbuatan haram itu) PENGHASILANNYA SEMAKIN MENURUN, BELIAU SEKELUARGA SERING SAKIT DAN MENJADIKAN BADANNYA YANG SEHAT MENJADI KURUS, ANAK SATU-SATUNYA MENINGGAL SETELAH MENJALANI PERAWATAN SELAMA BEBERAPA MINGGU DIRUMAH SAKIT.

Sampai saat itu ia masih bersabar, tak pernah terucap dari mulutnya kata-kata keluhan dan makian atas apa yang menimpa hidupnya. Malahan menjadikannya semakin sering dan khusyu ia mendekatkan diri kepada ALLAH. Dan malang yang tidak kunjung padam terhadapnya, korupsi yang dahulu ia lakukan bertahun silam terungkap, maka ia dan beberapa orang rekannya terkena pemecatan dengan tidak hormat. Subhanallah, semakin berat rasanya hidup ini baginya. Tambah satu kalimat panjang di malam harinya ia mengadu kehadapan Rabbnya,menangis dan perih rasa batinnya. Setiap dalam sedihnya ia berdoa, selalu ada bisikan lirih di hatinya, "Apa yang engkau harapkan itu dekat sekali, bila engkau bertaqwa !". Setiap mendengar bisikan itu, timbul semangatnya. Kini setelah ia dipecat, ia berdagang. Baginya dagang yang tidak pernah untung, hutang yang semakin bertumpuk, musibah yang seakan tidak berujung _.. ahhhhh.



Setelah puluhan tahun kedepan sejak ia dekat dengan ALLAH setiap malamnya,tidak juga merobah hidupnya. Sejak puluhan tahun ia mendengar bisikan diatas, tidak juga tampak yang dijanjikan-NYA. Mulailah timbul pemikiran yang tidak baik dari syaithon. Hingga beliau berkesimpulan, tampaknya ALLAH tidak ridho terhadap doanya selama ini.Maka pada malam harinya, ia berdoa kepada ALLAH : "WAHAI ALLAH YANG MENCIPTAKAN MALAM DAN SIANG, YANG DENGAN MUDAH MENCIPTAKAN DIRIMU YANG SEMPURNA INI. KARENA ENGKAU TIDAK MENGABULKAN PERMINTAANKU HINGGA SAAT INI, MULAI BESOK AKU TIDAK AKAN MEMINTA DAN SHOLAT LAGI KEPADAMU, AKU AKAN LEBIH RAJIN BERUSAHA AGAR TIDAKLAH HARUS BERALASAN BAHWA SEMUA TERGANTUNG DARIMU. MAAFKAN AKU SELAMA INI,AMPUNI AKU SELAMA INI MENGANGGAP BAHWA DIRIKU SUDAH DEKAT DENGANMU !"

Beliau tutup doa dengan perasaan berat yang semakin dalam dari awal ia berniat seperti itu ('mengkhatamkan' ibadah sholat lailnya). Beliau berbaring dengan pemikiran menerawang hingga ia tak mengetahui kapan ia tertidur. Dalam tidurnya, ia bermimpi, mimpi yang membuatnya semakin merasa bersalah. Seakan ia melihat suatu Padang luas bermandikan cahaya yang menakjubkan, dan puluhan ribu, atau mungkin jutaan makhluq cahaya duduk diatas betisnya sendiri dengan kepala tertunduk takut. Ketika beliau mencoba mengangkat wajahnya untuk melihat kepada siapa mereka bersimpuh, tidak mampu... kepalanya dan matanya tidak mampu memandang dengan menengadah.

Beliau hanya dapat melihat para makhluq yang duduk dihadapan Sesuatu Yang Dahsyat. Terdengar olehnya suara pertanyaan, "BAGAIMANA HAMBAKU SI FULAN, HAI MALAIKATKU ?" nama yang tidak dikenalnya. Seorang berdiri dengan tubuh gemetar karena takut, dan bersuara dengan lirih, "Subhanaka yaa Maalikul Quddus, Engkau lebih tahu keadaan hamba-MU itu. Dia mengatakan demikian : "Wahai ALLAH yang menciptakan malam dan siang, yang dengan mudah menciptakan dirimu yang sempurna ini. Karena ENGKAU tidak mengabulkan permintaanku hingga saat ini, mulai besok aku tidak akan meminta dan sholat lagi kepada-MU, aku akan lebih rajin berusaha agar tidaklah terus beralasan bahwa semua tergantung dari-MU. Maafkan aku selama ini, ampuni aku selama ini menganggap bahwa diriku sudah dekat dengan-MU !"
Ampuni dia yaa Al 'Aziiz, yaa Al Ghofuurur Rohiim!"

Tersentak beliau, itu..._u kata-kataku semalam_ ...celaka, pikirnya. Kemudian terdengar suara lagi :

"Sayang sekali, padahal AKU sangat menyukainya, sangat mencintainya, dan AKU paling suka melihat wajahnya yang terpendam menangis, bersimpuh dengan menengadahkan tangannya yang gemetar kepada-KU, dengan bisikan-bisikan permohonannya kepada-KU, dengan pemintaan-permintaannya kepada-KU, sehingga tak ingin cepat-cepat KU-kabulkan apa yang hendak AKU berikan kepadanya agar lebih lama dan sering AKU memandang wajahnya, AKU percepat cinta-KU padanya dengan AKU bersihkan ia dari daging-daging haram badannya dengan sakit yang ringan. AKU sangat menyukai keikhlasan hatinya disaat AKU ambil putranya, disaat KU-beri ia cobaan tak pernah KU dengar keluhan kesal dan menyesal di mulutnya. AKU rindu kepadanya... rindukah ia kepada-KU, hai malaikat-malaikat-KU ?"

Suasana hening, tak ada jawaban. Menyesallah beliau atas pernyataannya semalam, ingin ia berteriak untuk menjawab dan minta ampun tapi suara tak terdengar, bising dalam hatinya karenanya. "Ini aku Yaa Robbi, ini aku. Ampuni aku yaa Robbi, maafkan kata-kataku !" semakin takut rasanya ketika tidak tampak mereka mendengar, mengalirlah air matanya terasa hangat di pipinya. Astaghfirullah !! Terbangun ia, mimpii...

Segeralah ia berwudhu, dan kembali bersujud dengan bertambah khusyu', kembali ia sholat dengan bertambah panjang dari biasanya, kembali ia bermunajat dan berbisik-bisik dengan Al-Kholiq dan berjanji tak akan lagi ia ulangi sikapnya malam tadi selama-lamanya. "...Yaa ALLAH, Yaa Robbi jangan engkau ungkit-ungkit kebodohanku yang lalu, ini aku hamba-MU yang tidak pintar berkata manis, datang dengan berlumuran dosa dan segunung masalah dan harapan, apapun dari-MU asal ENGKAU tidak membenciku aku rela...Yaa ALLAH, aku rindu pada-MU..."

Semoga menambah keimanan dan ketekunan kita dalam mengerjakan sholat lail...amiin.

Artikel Islami
Hamparan Sajadah

::: DOSA YANG LEBIH BESAR DARIPADA ZINA :::

::: DOSA YANG LEBIH BESAR DARIPADA ZINA :::

Kisah ini mungkin sudah sering kita baca, tapi tidak ada salahnya dimuat sebagai pengingat untuk menasehati diri
***
Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan- pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”.

Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia Berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.”
“Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa a.s. terkejut.
“Saya takut mengatakannya.”jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun terpatah bercerita, “Saya… telah berzina.
“Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan,

“Dari perzinaan itu saya pun…lantas hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya… cekik lehernya sampai… tewas,” ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya.

Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, “Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”… teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan.Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa.

Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?” Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. “Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?”

“Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran.”Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal.

Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina”

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.

Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.
Wallahu a'lam bishawwab

(Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH Abdurrahman Arroisy)

(TAKZIRAH) 10 Sebab Penghapus Dosa



Dalil-dalil dari al-Qur`an dan Sunnah telah menunjukkan bahwa hukuman dosa-dosa dapat dihapuskan dengan sepuluh sebab berikut:

1. Taubat Nasuha.

Iaitu taubat yang sebenar-benarnya taubat, maka ia (taubat nasuha) dapat meleburkan dosa sebelumnya. Dan Allah Subhanahu Wata'ala Maha menerima taubat hamba-hambaNya yang mahu bertaubat kepadaNya.


Dan orang yang bertaubat dari segala dosa bagaikan orang yang tidak memiliki dosa. Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, artinya, “Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. asy-Syura: 25).
Allah Subhanahu Wata'ala juga berfirman, artinya, “Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu, sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-A’raf: 153).


2. Beristighfar.

Iaitu memohon keampunan kepada Allah Subhanahu Wata'ala. Sesungguhnya Allah akan mengampuni hamba-hambaNya yang meminta ampunan (beristighfar) kepadaNya. Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, artinya, “Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. an-Nisa`: 110).

Allah Subhanahu Wata'ala juga berfirman, artinya, “Dan Tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS. al-Anfal: 33).

Begitu juga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang apa yang beliau riwayatkan dari Rabbnya, artinya, “Wahai anak cucu Adam (manusia) seandainya dosa-dosamu setinggi awan di langit, lalu kamu meminta ampun kepadaKu, niscaya Aku akan mengampuni dosa-dosamu.” (HR. at-Tirmidzi, dan dia berkata, “Hadits hasan shahih.”

Allah Subhanahu Wata'ala juga berfirman dalam hadits qudsi, artinya, “Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian melakukan kesalahan (dosa) di waktu malam dan siang hari, sedangkan Aku lah yang dapat mengampuni semua dosa, maka mohon ampunlah kalian kepadaKu niscaya Aku akan mengampuni dosa kalian.” (HR. Muslim).

3. Kebaikan-kebaikan menghapuskan dosa-dosa.

Seperti solat, sedekah, puasa, haji, membaca al-Qur`an, berzikir kepada Allah, berdo’a, beristighfar, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung silatur rahim, dan lain-lain. Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, artinya, “Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (QS. Huud: 114).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Shalat-shalat yang lima waktu, jum’at ke jum’at, ramadhan ke ramadhan dapat meleburkan dosa diantara keduanya apabila dosa-dosa besar dijauhkan.” (HR. Muslim).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda, “Dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan yang baik, niscaya dia menghapuskannya.” (HR. at-Tirmidzi dan dia menghasankannya).


4. Doa orang-orang yang beriman.

Maksudnya mereka memohon keampunan untuk orang yang beriman (lainnya) baik ketika hidup maupun setelah mati dan khususnya pada saat ketidak beradaannya (tanpa sepengetahuan orang yang didoakan, pen.) dan begitu juga doanya atas saudara-saudaranya yang telah meninggal dunia. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang tidak hadir (tanpa sepengetahuannya, pen.) adalah mustajab, di samping kepalanya terdapat malaikat, setiap dia berdoa untuk saudaranya dengan kebaikan, malaikat yang diutus berkata, ‘Amin, dan bagimu sepertinya (seperti orang yang didoakan, pen.).” (HR. Muslim).

5. Perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan/diniatkan untuk si mati .

Seperti sedekah; puasa; haji; membebaskan budak; dan yang lainnya. Para ulama berpendapat, “Amal shalih apa pun (yang dapat mendekatkan diri kepada Allah) yang dia kerjakan dan dia peruntukkan pahalanya untuk seorang muslim baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal, maka hal itu bermanfaat baginya.” Dan yang lebih utama adalah mencukupkan dalam hal tersebut pada apa yang dijelaskan/ ditetapkan oleh nash-nash (al-Qur`an dan Sunnah).

6. Syafa’at Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan selainnya.

Maksudnya adalah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan selain beliau akan memberikan syafa’at kepada orang-orang yang berbuat dosa pada hari Kiamat dengan izin Allah Subhanahu Wata'ala sebagaimana hal tersebut ditetapkan di dalam hadits-hadits shahih.

7. Ditimpa Musibah

Dengannya lah Allah Subhanahu Wata'ala menghapuskan dosa-dosa atau kesalahan-kesalahan (yang dilakukan oleh hamba-hambaNya, pent.) di dunia sebagaimana yang telah dijelaskan dalam ash-Shahihain, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam;bersabda, “Tidaklah orang yang beriman ditimpa penyakit yang terus menerus dan tidak pula rasa cemas, rasa sedih, rasa susah dan rasa sakit, sampai-sampai duri yang menusuk kecuali Allah menghapuskan dengannya dari dosa-dosa/ kesalahan-kesalahannya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

8. Apa yang didapatkan oleh seorang hamba ketika di dalam kubur.

Iakni berupa fitnah, himpitan liang kubur, kengerian, maka ini semua di antara yang dapat menghapuskan dosa-dosa.

9. Rasa takut, kesusahan serta kengerian terhadap kedahsyatan hari kiamat.

10. Rahmat Allah Subhanahu Wata'ala

Sesungguhnya karena rahmat Allah Subhanahu Wata'ala, semua hamba mendapatkan maaf dan keampunanNya tanpa sebab, maka Dia lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, sebagaimana Dia berfirman, artinya, “Dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu.” (QS. an-Nisa`: 48 dan 116).

SUMBER :SAGASAMA.BLOGSOPT
Related Posts Widget for Blogger

Senin, 07 November 2011

Adab & Sebab Terkabulnya Do’a



berikut Ini adalah satu buku saku yang ringkas yang menjelaskan tentang do'a, adab adabnya, sebab sebab terkabulnya do'a, waktu waktu yang mustajab, penghalang penghalang terkabulnya do'a, dll. Kaum muslimin perlu sekali mengetahui tentang masalah ini karena tidak luput untuk berdo'a memohon permintaan kepada Allah. Ingatlah baik baik janji Allah ini (yang artinya) bagi orang yang berdo'a :

"Dan Rabb Mu berfirman : 'Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu." (QS. Al Mu'min : 60)

Dalam berdo'a harus bersabar, jangan minta cepat terkabulnya do'a yang menyebabkan kita meninggalkan do'a. Ingat lagi baik baik firman Allah ini (yang artinya) :

"Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar." (QS. Al Mu'min : 55)


* ADAB DAN SEBAB TERKABULNYA DO'A **

Ust. Yazid di bukunya tersebut menjelaskan 24 faktor faktor penyebab terkabulnya do'a. Berikut beberapa adab dan sebab terkabulnya doa:
- Ikhlas karena Allah semata
- Mengawali dengan pujian dan sanjungan kepada Allah, lalu diikuti dengan bacaan shalawat atas Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
- Bersungguh sungguh dalam memanjatkan doa, serta yakin akan dikabulkan
- Mendesak dengan penuh kerendahan dalam berdoa dan tidak terburu buru
- Tidak boleh berdo'a dan memohon sesuatu kecuali hanya kepada Allah semata
- Merendahkan suara ketika berdoa
- Menghadap kiblat
- Mengangkat kedua tangan ketika berdoa
- Makanan dan minuman yang dikonsumsi serta pakaian yang dikenakan harus berasal dari usaha yang halal
- Menjauhi segala bentuk kemaksiatan
- Menegakkan amar ma'ruf nahi munkar
- dll


** WAKTU, KEADAAN, DAN TEMPAT DIKABULKANNYA DO'A **

Dijelaskan ada 38 macam, sebagiannya saya kutipkan disini:
- Malam lailatul qadar
- Pertengahan malam terakhir, ketika tinggal sepertiga malam yang akhir
- Waktu antara adzan dan iqamah
- Pada saat setiap kali dikumandangkan adzan
- Pada saat turun hujan
- Pada saat jihad fii sabilillah
- Ketika bersujud dalam shalat
- Do'a di bulan Ramadhan
- Di tempat berkumpulnya kaum Muslimin di majelis majelis ilmu
- Do'a keburukan dari orang yang dizhalimi (dianiyaya) atas orang yang menzhalimi
- Ketika minum air zam zam disertai dengan niat yang tulus
- dll


** PENGHALANG TERKABULNYA DO'A **

- Makan dan minum dari yang haram, mengkonsumsi barang haram berupa makanan, minuman, pakaian, dan hasil usaha yang haram
- Minta cepat terkabulnya do'a yang akhirnya meninggalkan do'a
- Melakukan maksiat dan apa yang diharamkan Allah
- Meninggalkan kewajiban yang telah Allah wajibkan
- Berdo'a yang isinya mengandung perbuatan dosa atau memutuskan silaturahmi
- Tidak bersungguh sungguh dalam berdoa
- Lalai dan dikuasai hawa nafsu

Semoga Bermanfaat..